Konsep dan fungsi tekanan negatif pada tangki minyak kompresor udara
Sebelum membahas kisaran normal tekanan negatif pada tangki oli kompresor udara, perlu terlebih dahulu memperjelas pengertian spesifik dari “tangki oli”. Pada kompresor sekrup berukuran kecil dan menengah yang umum digunakan, drum pemisah minyak‑gas juga berfungsi sebagai tangki oli, dengan tekanan operasi di dalamnya bersifat positif (yaitu sama dengan tekanan keluar sistem). Sementara itu, pada kompresor sentrifugal atau kompresor turbin berukuran besar yang dilengkapi stasiun pelumas terpisah, tangki oli utama maupun kotak roda gigi biasanya harus dipertahankan pada kondisi tekanan sedikit di bawah atmosfer.
Fungsi utama menjaga tekanan negatif ringan pada tangki bahan bakar meliputi:
- Mencegah kebocoran kabut minyak ke luar: Hindari tumpahnya kabut pelumas dari katup udara tangki, jendela penglihatan, atau segel poros, serta jaga kebersihan peralatan dan lingkungan.
- Mempromosikan pemisahan kabut minyak: Dikombinasikan dengan kipas penghisap asap, kabut minyak dalam tangki dipompa keluar dan dipisahkan, sehingga tetesan minyak yang telah terpisah mengalir kembali ke dalam tangki.
- Menjamin aliran kembali oli berjalan lancar: Pastikan jalur pipa pengembalian minyak pelumas pada titik-titik pelumasan, seperti bantalan, secara lancar mengalirkan minyak pelumas kembali ke tangki minyak utama akibat perbedaan tekanan.
Kisaran normal tekanan negatif tangki bahan bakar
Untuk tangki pelumas independen yang memerlukan pemeliharaan tekanan negatif, nilai tekanan negatif yang normal biasanya sangat kecil, termasuk dalam kategori “tekanan negatif mikro”. Secara umum, kisaran tekanan negatif yang normal pada tangki pelumas berada pada-50Pa Sampai -250PaAntara sekitar -5 mmH₂O hingga -25 mmH₂O.
Nilai pengaturan yang spesifik akan berbeda-beda tergantung pada kapasitas peralatan, viskositas pelumas, serta daya kipas pembuangan asap. Operator wajib secara ketat merujuk pada parameter yang ditetapkan dalam buku petunjuk pabrik. Jika tekanan negatif terlalu rendah (mendekati tekanan atmosfer atau bahkan menjadi positif), hal itu dapat menyebabkan kebocoran kabut minyak; sebaliknya, jika tekanan negatif terlalu tinggi, maka dapat terjadi masuknya udara luar yang berlebihan, mempercepat oksidasi pelumas, dan bahkan mengganggu efektivitas penyegelan cair pada pipa pengembalian minyak.
Analisis penyebab kelainan tekanan negatif
Dalam inspeksi rutin, jika ditemukan tekanan negatif pada tangki minyak menyimpang dari kisaran normal, hal tersebut biasanya disebabkan oleh:
- Kesalahan sistem pembuangan asap: Kipas penghisap asap mati, sabuk penggerak tergelincir, atau motor berputar mundur, sehingga mengakibatkan daya isap menurun dan tekanan negatif tidak mencukupi.
- Penyaring atau saluran pipa tersumbat: Saringan pemisah asap tersumbat, saluran pembuangan asap terakumulasi minyak, atau saringan katup pernapasan kotor, yang semuanya meningkatkan hambatan sistem.
- Penyegelan yang buruk: Gasket penyegel pada pintu manus tangki bahan bakar, jendela inspeksi, atau flensa pipa mengalami pelapukan dan kerusakan, sehingga udara dari luar masuk dalam jumlah besar dan mengganggu kondisi tekanan negatif.
- Ketinggian minyak terlalu tinggi atau suhu minyak tidak normal: Kadar oli yang terlalu tinggi menyebabkan ruang uap oli menyusut, atau suhu oli yang terlalu tinggi menghasilkan sejumlah besar uap oli sehingga melebihi kapasitas pemrosesan sistem pembuangan asap.
Rekomendasi pemeliharaan dan pemantauan harian
Untuk memastikan bahwa tekanan negatif pada tangki minyak sistem pelumasan kompresor udara berada dalam kondisi normal, disarankan untuk menerapkan langkah-langkah pemeliharaan berikut:
- Bersihkan saringan secara berkala: Bersihkan atau ganti saringan masuk kipas exhaust dan elemen filter pemisah minyak secara berkala sesuai jadwal pemeliharaan untuk menjaga kelancaran jalur udara.
- Memeriksa kedap udara: Secara berkala periksa kondisi penyegelan tangki bahan bakar serta semua flensa sambungan, dan segera ganti komponen penyegel yang telah mengalami degradasi.
- Kalibrasi instrumen pemantauan: Lakukan pemeriksaan berkala terhadap manometer tekanan rendah atau pemancar tekanan negatif pada tangki minyak untuk memastikan bahwa data yang ditampilkan akurat dan andal.
- Mengendalikan suhu dan tingkat minyak: Pastikan pendingin berfungsi dengan baik, jaga suhu oli pelumas dalam kisaran yang wajar, dan pertahankan level oli pada batas standar.