Air Compressor
Memuat konten
Lewati ke konten utama

Bagaimana cara mengontrol suplai udara dari kompresor ke dua tangki udara secara terpisah?

1. Pertama-tama, tetapkan tujuan pengendalian dengan jelas.

Sebuah kompresor udara yang memasok udara ke dua tangki gas bukan sekadar membagi jalur pipa menjadi dua cabang; terlebih dahulu perlu ditetapkan tujuan pengendaliannya. Setiap tujuan yang berbeda memerlukan katup, instrumen, dan logika pengendalian yang berbeda pula.

  • Apakah kedua tabung gas harus dipertahankan pada tekanan yang sama, atau masing-masing dipertahankan pada tekanan yang berbeda?
  • Apakah kedua tangki gas perlu dilengkapi dengan sistem pengisian otomatis yang terpisah, atau cukup menggunakan penyimpanan gas secara paralel?
  • Apakah terdapat persyaratan prioritas pasokan gas, misalnya suatu tangki gas harus diprioritaskan untuk mempertahankan tekanannya?
  • Apakah kompresor udara cocok untuk operasi berkelanjutan, operasi dengan pembebanan dan pelepasan beban, ataukah diperbolehkan untuk sering dihidupkan dan dimatikan?

II. Cara Penataan Pipa yang Umum

Cara yang lebih umum adalah dengan menggunakanPengelolaan dan penyediaan gas bersamaSetelah gas buang kompresor udara menjalani proses pendinginan, pemisahan minyak–air, penyaringan, atau pengeringan, gas tersebut masuk ke dalam satu pipa utama, lalu dari pipa utama tersebut dibagi menjadi dua cabang yang masing-masing mengalir ke dua tangki udara.

  • Pada saluran keluar kompresor udara harus dipasang perangkat penyaringan, pemisahan, dan pembuangan air yang diperlukan.
  • Disarankan untuk memasang katup penutup pada setiap cabang tabung gas guna memudahkan pemeliharaan dan isolasi.
  • Setiap tangki gas harus dilengkapi dengan manometer, katup pengaman, serta perangkat pembuangan dan drainase.
  • Jika aliran udara berpotensi balik, dapat dipasang katup satu arah pada saluran cabang.

3. Pengendalian ketika dua tangki gas memerlukan tekanan yang berbeda

Jika dua tangki gas memiliki tekanan operasi yang berbeda, tidak disarankan untuk mengendalikan kedua saluran secara langsung dengan satu titik tekanan yang sama. Umumnya, dalam batas tekanan yang diizinkan pada pipa utama, sisi bertekanan rendah dapat ditekan dan distabilkan.

  • Tangki gas pada sisi tekanan tinggi dapat memasok gas sesuai dengan tekanan yang diizinkan oleh sistem.
  • Tangki gas pada sisi tekanan rendah dapat disesuaikan tekanannya ke kisaran yang diinginkan melalui katup pengurang tekanan.
  • Setelah katup pengurang tekanan, harus dipasang titik pengukuran tekanan serta dilengkapi dengan komponen pelindung yang sesuai.
  • Tekanan setel masing-masing tangki gas harus sesuai dengan tekanan kerja maksimum yang diizinkan pada tangki, jaringan pipa, dan peralatan.

4. Mewujudkan pengisian udara secara otomatis dengan menggunakan sakelar tekanan dan katup solenoida

Jika dua tangki gas perlu secara otomatis diisi ulang secara terpisah, masing-masing tangki dapat dilengkapi dengan komponen deteksi dan pengendalian tekanan yang independen.

  • Setiap tangki gas dilengkapi dengan sakelar tekanan atau pemancar tekanan untuk mendeteksi tekanan di dalam tangki.
  • Setiap saluran masuk udara pada tangki gas dilengkapi dengan katup solenoid atau katup bola listrik.
  • Ketika tekanan pada suatu tabung gas turun di bawah batas bawah yang ditetapkan, bukalah katup masuk gas pada jalur tersebut.
  • Saat tekanan mencapai batas atas yang ditetapkan, tutup katup masuk udara pada jalur tersebut.

Jika kompresor udara itu sendiri tidak cocok untuk sering dihidupkan dan dimatikan, maka pengendalian beban, pembebanan, atau pemadaman kompresor udara sebaiknya dilakukan oleh tekanan pipa utama, sementara katup masuk pada kedua tangki udara hanya berfungsi untuk membuka atau menutup jalur cabang masing-masing.

5. Penyediaan Gas Prioritas dan Logika Interlock

Dalam beberapa situasi, kedua tangki gas tidak diisi secara merata secara bersamaan, melainkan diperlukan prioritas untuk memastikan tekanan pada salah satu tangki. Pada saat seperti itu, logika kontrol sederhana dapat ditambahkan.

  • Ketika tekanan dalam tangki gas prioritas tidak mencukupi, aliran gas akan dialirkan terlebih dahulu ke tangki gas prioritas.
  • Setelah tangki gas utama mencapai tekanan yang telah ditetapkan, barulah tangki gas lain diperbolehkan diisi ulang.
  • Antara dua katup masuk udara dapat diterapkan penguncian saling, sehingga mencegah terjadinya penurunan tekanan yang signifikan akibat aliran masuk udara berkapasitas besar secara bersamaan.
  • Pasokan gas secara berurutan juga dapat diwujudkan melalui perbedaan tekanan, penundaan waktu, atau pengontrol.

6. Poin-Poin Keamanan dan Pengujian Awal

Tabung gas termasuk dalam kategori peralatan bertekanan; dalam merancang sistem kontrol, tidak hanya aspek otomatisasi yang perlu dipertimbangkan, tetapi juga aspek keselamatan dan kemudahan pemeliharaan.

  • Tangki gas harus dilengkapi dengan katup pengaman, manometer, dan perangkat pelepas tekanan yang memenuhi standar.
  • Nilai setel tekanan tidak boleh melebihi tekanan kerja yang diizinkan pada tangki gas, pipa, dan komponen pendukungnya.
  • Saat sistem mengalami pemadaman atau pemeliharaan, sistem harus mampu melakukan pelepasan tekanan dan pembuangan air dengan aman.
  • Sebelum melakukan debugging, terlebih dahulu pastikan arah katup, kedapatan sambungan udara, dan koneksi kelistrikan.
  • Lakukan pengujian manual terlebih dahulu, baru kemudian menerapkan kontrol otomatis untuk menghindari kesalahan operasi.

VII. Rekomendasi Pemilihan Solusi Sederhana

Jika dua tangki gas hanya berfungsi sebagai penyangga penyimpanan gas dan memerlukan tekanan yang sama, dapat diterapkan sistem pasokan melalui pipa utama, dengan saluran cabang dipisahkan menggunakan katup manual, sementara kompresor udara dikendalikan secara terpadu berdasarkan tekanan pada pipa utama.

Jika dua tangki gas perlu secara terpisah mempertahankan tekanan secara otomatis, dapat ditambahkan deteksi tekanan dan katup solenoid pada masing-masing cabang tangki, sehingga pengontrol dapat secara independen mengatur aliran masuk udara berdasarkan tekanan masing-masing.

Jika dua tangki gas memiliki kebutuhan tekanan yang berbeda, maka pengendalian zona harus dilakukan dengan menggabungkan katup reduksi tekanan, pemantauan tekanan, dan komponen perlindungan keselamatan.

Bagikan ke

Bagikan artikel ini ke platform umum dengan satu klik

Belum ada komentar, selamat datang untuk mengambil sofa ~

Tinggalkan komentar baru

Konten komentar secara otomatis memfilter keamanan XSS
Tersedia:Berani、Huruf miring、kodeTag HTML dasar seperti tanda kutip dan tautan.

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar

Statistik Situs Web

Jumlah total artikel

Situs ini telah menerbitkan 852 artikel.

852

Tampilan total

Kunjungan kumulatif untuk seluruh konten situs yang dilacak

72

Komentar Pengguna

Tidak termasuk komentar dari pengguna situs yang ditentukan

0
Berlangganan pembaruan

Berlangganan untuk menerima artikel terbaru dan informasi acara.